Keluarga Besar Kelas E Angkatan VI di PUSTEKKOM, 15 Desember 2011
(nupus, iyob, dewi, ina, esa, endang, ria, aina, khatib, samsudin, saripudin,
pemandu dari PUSTEKKOM, haryadi, mamad, didin, mamat, hazairin)
(pak deni, pak sabik & bu neneng tidak ada difoto)


Aplikasi Teori Humanism Dalam Pendidikan Orang Dewasa


Materi kuliah sesi 10 : Prof. Dr. H. Sihabudin, M.Si

Garis besar pandangan Carl Rogers tentang Humanisme sbb:
1)      Setiap manusia hidup dalam dunia pengalaman yang bersifat pribadi       dia - sang Aku, Ku, atau diriku (the I, me, or myself) - menjadi, pusat:
q  Perilaku manusia berpusat pada konsep diri, yaitu persepsi manusia tentang identitas dirinya yang bersifat fleksibel dan berubah-ubah, yang muncul dari suatu medan fenomenal (phenomenal field).
            2)      Manusia berperilaku untuk; mempertahankan, meningkatkan, dan mengaktualisasikan diri.
3)      individu bereaksi pada situasi sesuai dengan persepsi dirinya dan darinya, ia bereaksi pada “realitas” seperti yang dipersepsikan olehnya dan dengan cara yang sesuai dengan konsep dirinya.
4)      Anggapan adanya ancaman terhadap diri akan diikuti oleh pertahanan diri - berupa penyempitan dan pengkakuan (rigidification) persepsi dan perilaku penyesuaian serta penggunaan mekanisme pertahanan ego seperti rasionalisasi.
5)      Kecenderungan bathiniah manusia ialah menuju kesehatan dan keutuhan diri. Dalam kondisi yang normal ia berperilaku rasional dan konstruktif, serta rnemilih jalan menuju pengembangan dan aktualisasi diri.

Aplikasi Teori Humanism Dalam Pendidikan Orang Dewasa
q  Setiap orang dewasa mengidentifikasikan dirinya dari pengalaman hidupnya.   
q  Pada situasi dimana pengalamannya tersebut tidak digunakan atau tidak mendapat penghargaan, mereka merasa akan diabaikan.


Karakteristik atau ciri orang dewasa sebagai peserta belajar, mempunyai kondisi sebagai berikut:
1)      Biasanya mempunyai pengalaman-pengalaman yang berbeda-beda;
2)      Orang dewasa lebih suka menerima saran-saran dari pada digurui
3)      Orang dewasa lebih memberi perhatian pada hal-hal yang menarik bagi dia dan menjadi kebutuhannya
4)      Orang dewasa lebih suka dihargai dari pada diberi hukuman atau disalahkan
5)      Orang dewasa yang pernah mengalami putus sekolah, mempunyai kecendrungan untuk menilai lebih rendah kemampuan belajarnya
6)      Apa yang biasa dilakukan orang dewasa, menunjukkan tahap pemahamannya
7)      Orang dewasa secara sengaja mengulang hal yang sama
8)      Orang dewasa suka diperlakukan dengan kesungguhan iktikad yang baik, adil dan masuk akal
9)      Orang dewasa sudah belajar sejak kecil tentang cara mengatur hidupnya. Oleh karena itu ia lebih suka melakukan sendiri sebanyak mungkin
10)  Orang dewasa menyenangi hal-hal yang praktis
11)  Orang dewasa membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat akrab dan menjalin hubungan dekat dengan teman baru
}  Orang dewasa mengikuti proses belajar didasari oleh kebutuhannya.  Kebutuhannya  menyebabkan orang dewasa mempunyai orientasi tertentu dalam menentukan proses belajarnya dan orientasinya tersebut memotivasi  orang dewasa dalam proses belajarnya.

Kebutuhan  OD yang dirasakan tersebut dapat berupa:
q  Peningkatan atau perbaikan kualitas hidup
q  Keingintahuan terhadap suatu hal yang menarik perhatiannya atau berkaitan dengan bakat yang dimilikinya.
q  Peningkatan pengetahuan dan keterampilan terhadap suatu subbject matter  yang akan digunakan untuk meningkatkan kompetensinya.
q  Kebutuhan akan gelar atau prestise.
q  Orang dewasa adalah pribadi bebas yang mengetahui standar dan harapannya sendiri.  Artinya orang dewasa tidak tergantung pada standar dari orang lain diluar dirinya.

 Aplikasi humanisme dalam pendidikan orang dewasa, adalah dengan memperhatikan lima hipotesis kerja Carl R. Rogers, sebagai berikut;
q  Pertama, ‘Kita tidak dapat mengajar orang lain secara langsung, kita hanya dapat membantunya belajar’. Hipotesis ini diambil dari personality Rogers yang menyatakan setiap individu selalu dan cenderung berubah sesuai dengan pengalaman yang dimiliki. 
q  Hipotesis kedua adalah ‘Individu merasa senang belajar bila mereka dilibatkan dalam proses belajar karena biasanya dia belajar untuk memenuhi kebutuhannya. Ini penting untuk menentukan tema dengan memperhatikan kebutuhan bahwa pembelajaran yang dilakukan perlu berkaitan dengan setiap kebutuhan  individu.
q  Hipotesis ketiga dan keempat digabungkan, ‘Pengalaman yang “kurang menyenangkan”, jika menyentuh hati (bathin), biasanya mengakibatkan perubahan dalam organisasi diri.
v  Simbolisasi diri (pemaknaan) terhadap suatu gejala dan struktur organisasi diri menjadi kaku (rigid). Perlu memperhatikan hal-hal yang dianggap sensitive bila ini dlakukan proses belajar akan menjadi baik.
q  Hipotesis Rogers yang terakhir adalah ‘Situasi pendidikan yang paling baik (membuat peserta didik berkesan) dengan menciptakan suasana yang jauh dari rasa takut pada diri peserta didik, sedapat mungkin insruktur / guru / penyuluh membuat berkesan mengetengahkan keberkesanan Intinya suasana pedidikan dibuat menyenangkan.

Pendidik menurut Rogers:
q  Pada hakikatnya seorang pendidik adalah seorang fasilitator.
q   Fasilitator baik dalam aspek kognitif, afektif, psikomotorik, maupun konatif.
q  Seorang pendidik hendaknya mampu membangun suasana belajar yang kondusif untuk belajar-mandiri (self-directed learning).
q  Ia juga hendaknya mampu menjadikan proses pembelajaran sebagai kegiatan eksplorasi diri.

Kesimpulan
q  Rogers menegaskan bahwa sebenarnya kita tidak dapat mengajarkan apapun,
q  Pendidik hanya dapat membantu peserta didik untuk menemukan dirinya dan mengaktualisasikan dirinya.
q  Setiap pribadi manusia memiliki “self-hidden potential excellece” (mutiara talenta yang tersembunyi di dalam diri),
q  Tugas pendidikan yang sejati adalah membantu peserta didik untuk menemukan dan mengembangkannya seoptimal mungkin.

Ciri utama pendidik yang berpusat pada siswa adalah:
q  Bahwa pendidik menghormati, menghargai dan menerima siswa sebagaimana adanya.
q  Komunikasi dan relasi yang efektif sangat diperlukan dalam model pendidikan yang berpusat pada siswa,
q  Dengan komunikasi yang efektif, peserta didik akan dapat mengeksplorasi dirinya, mengembangkan dirinya dan kemudian mem- “fungsi”-kan dirinya di dalam masyarakat secara optimal.

Terimakasih atas perhatiannya

Comments

Kuliah Lapangan ke Pustekkom

Loading...

Perkuliahan kelas E

Loading...

Ingin membuat buat Buku Tamu seperti ini?
Klik di sini

Dowload Tugas Semester 1

Orientasi Baru dalam Pembelajaran
# Resume Buku Landasan Pendidikan (UTS)
BAB 1 s.d 8 (lengkap)

# Resume buku
Kelompok 1 (Revolusi belajar jilid II)
---> Presentasi : Senin, 04 April 2011
---> Powerpoint bab 8 & 9, 10 & 11, 12 & 13, 14 & 15

Kelompok 2 (Revolusi belajar jilid I)
---> Presentasi : Senin, 18 April 2011
---> Powerpoint pendahuluan & bab 1, 2, 3, 4-5, 6-7
---> catatan moderator (tanya jawab) atau klik disini

Kelompok 3 (Quantum Quatient)
--> Presentasi : Senin, 30 Mei 2011
--> word : Resume 1-6
--> powerpoint : bab 1-2, 3, 4, 5-6, SQ
--> catatan moderator : Tanya jawab

Kelompok 4 (Double Your Brain Power)
--> Pesentasi : Senin, 13 Juni 2011
--> Word : Resume komplit
--> Powerpoint : 1, 2, 3

Kelompok 5 (Belajar Cerdas Berbasiskan Otak)
--> Pesentasi : Senin, 13 Juni 2011
--> Word : Resume komplit
--> Powerpoint : 1&2, 3, 4 awal, 4 akhir

Download Materi Semester 2

Konteks Sosial Budaya, Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran
1. Perihal konteks sosial budaya
2. (pendidikan dan pengajaran) dalam perspektif antropologi
3. Konteks Sosbud 4 Psikologi
4. Konteks sosbud 5 sosiologi
5. Konteks sosbud 6 sosiologi(teori humanism
Landasan dan Konsep Teknologi Pembelajaran
1. Teknologi Pendidikan
Pengembangan Kualitas Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan
1. Pengembangan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan

Download Tugas Semester 2

Pengembangan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan
Makalah kelompok 1. word + ppt + pertanyaan
Makalah kelompok 2. word + ppt + pertanyaan
Makalah kelompok 3. word + ppt + pertanyaan
Makalah kelompok 4. word + ppt
Makalah kelompok 5. word + ppt
Landasan dan Konsep Teknologi Pembelajaran
Makalah kelompok 1. word + ppt + tanyajawab
Makalah kelompok 2. word + ppt + tanyajawab
Makalah kelompok 3. word + ppt
Makalah kelompok 4. word + ppt
Makalah kelompok 5. word + ppt
Makalah kelompok 6(1). word + ppt
Makalah kelompok 7(2) word + ppt1 + ppt2
Makalah kelompok 8(3) word + ppt
Makalah kelompok 9(4) word + ppt
Makalah kelompok 10(5) word + ppt1 + ppt2
Teknik Penulisan Karya Ilmiah
Proposal thesis kelompok 1. word + ppt
Proposal thesis kelompok 2. word + ppt
Proposal thesis kelompok 3. word + ppt

Download Materi Semester 3

Pengembangan Media dan Pengelolaan Sumber Belajar
Silabus
Landasan TP_definisi 2004
Strategi & Media Pembelajaran
Desain Pembelajaran dan Pelatihan
Kontrak Perkuliahan
Prinsip Pembalajaran & Motivasi Belajar
Pengembangan Kurikulum
Pengembangan Kurikulum

Bank Soal UTS dan UAS

SEMESTER 1 (Feb - Jun 2011)
1. UTS dan UAS Pak Sihabudin (metlit)
2. UTS dan UAS Pak Rusmana (statistik)
dan Jawaban UTS + [Soal tugas dan Jawaban tugas persiapan UAS]
3. UTS dan UAS Pak Bambang (filsafat)
4. UTS dan UAS Pak Nandang (OBP)

SEMESTER 2 (Agst 2011 - Jan 2012)
1. UTS dan UAS Pak Sihabudin (sosbud)
2. UTS dan UAS Pak Romly (Klts TP & TKP)
3. UTS dan UAS Pak Soleh (Konsep TPm)
4. UTS dan UAS Pak Benny (Karya ilmiah)

Semester 3 (Februari - Juni 2012)
1. UTS dan UAS Pak Budi
2. UTS dan UAS Pak Uwes
3. UTS dan UAS Pak Robinson
4. UTS dan UAS Pak Hadi
5. UTS dan UAS Bu Martini